Yayasan Pambudhi Luhur
Yayasan Pambudhi Luhur lahir dari ketulusan dan pengabdian seorang perempuan visioner, R. Ay. Soetiti (Almh.). Lahir di Yogyakarta pada tahun 1928, beliau menjalani hidup dengan berpegang teguh pada falsafah “Sepi ing Pamrih, Rame ing Gawe”—bekerja tanpa pamrih, mengabdi dengan sepenuh hati. Dalam perjalanan hidupnya, beliau didampingi oleh suami tercinta, Arismoenandar (Alm.), seorang pribadi bijaksana kelahiran tahun 1918 yang mengamalkan nilai “Nrimo ing Pandum” sebagai landasan hidup.
Sejak tahun 1966, R. Ay. Soetiti telah menanamkan dedikasi dan komitmennya untuk memajukan generasi bangsa melalui dunia pendidikan. Berbekal keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, semangat juang yang pantang menyerah, serta ketulusan yang selalu tercermin dalam senyumannya, beliau menghadapi setiap tantangan dengan keteguhan dan harapan.
Langkah nyata perjuangan tersebut dimulai pada tahun 1976 dengan berdirinya sebuah Taman Kanak-Kanak yang pada awalnya hanya diikuti oleh tiga orang murid. Dari langkah kecil inilah tumbuh sebuah karya besar. Seiring berjalannya waktu, Yayasan Pambudhi Luhur berkembang dan menghadirkan berbagai jenjang pendidikan formal, mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Pendidikan Kejuruan, hingga berbagai lembaga pendidikan nonformal.
Seluruh perjalanan Yayasan Pambudhi Luhur berlandaskan pada upaya menanamkan nilai-nilai Budiluhur dalam setiap proses pembelajaran—nilai yang membentuk insan berkarakter, berakhlak, dan berkesadaran spiritual. Nilai-nilai inilah yang diharapkan menjadi bekal kehidupan, agar setiap insan mampu menjalani perannya di dunia dan pada akhirnya kembali kepada Sang Maha Pencipta.
Yayasan Pambudhi Luhur resmi berdiri pada tanggal 2 Mei 1976, dan hingga kini terus melanjutkan cita-cita luhur pendirinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan hati, keteladanan, dan pengabdian.

